SELAMAT DATANG

Senin, 18 April 2011

Yang Membuat Wanita Menggilai Pria

VIVAnews - Pria bisa menjadi sangat seksi di mata wanita. Bukan hanya karena bentuk tubuh dan parasnya yang rupawan, tapi juga sikap manisnya yang membuat wanita jatuh cinta.Berikut beberapa karakter pria yang mampu membuat wanita tak ragu mengejar, seperti dikutip dari laman Times of India:
1. Diam

Wanita menyukai karakter ini karena menyimpan sisi misteri. Bagi wanita, karakter ini memperlihatkan sosok yang memancing rasa penasaran. Namun, bukan berarti wanita tak suka pria yang banyak bicara. Hanya, wanita seringkali merasa hilang rasa saat melihat pria banyak cakap yang tak alami. Wanita justru akan melihat sisi kekonyolan dari pria yang banyak bicara hanya demi menarik perhatian wanita.
2. Membangun Mistik
Sekali lagi, wanita sangat senang sisi misteri seorang pria. Wanita akan menyimpan rasa penasaran saat melihat banyak informasi yang masih tertutup saat berkenalan. Wanita suka pria yang tak terlalu banyak mengumbar cerita sebelum ditanya.
3. Humor renyah
Wanita senang pria yang humoris tetapi tidak ‘jayus’. Selain mencairkan suasana yang beku, humor yang menarik bisa menjadi daya tarik tersendiri di mata wanita. Humor bisa mengungkap kecerdasan pria.
4. Tarik ulur
Wanita suka dibuat penasaran. Itulah mengapa wanita seringkali justru tergila-gila dengan pria yang tak terlalu agresif. Rasa penasaran itu seringkali tumbuh menjadi rasa kehilangan saat si pria tiba-tiba menghilang sesaat dan muncul lagi dengan sentuhan romantis.
5. Penuh perhatian

Setiap gadis senang diperlakukan seperti putri. Namun, sebelum melakukannya lebih jauh seperti membeli mawar dan kado, kirimkanlah pesan-pesan sederhana yang mampu menarik perhatiannya.

Laporan: Suwito Wu


http://id.berita.yahoo.com/yang-membuat-wanita-menggilai-pria-20110418-003833-028.html

Kamis, 10 Februari 2011

ADAB MALAM PERTAMA DALAM ISLAM

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين, والصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :

Pertanyaan : bagaimana adab dalam malam pertama saat seorang muslim atau muslimah dalam penikahan?

Nama : reza
Lokasi : Bandung

Jawaban : Adapun adab-adab malam pertama setelah terlangsungnya akad nikah adalah sebagai berikut :

1. Ucapkan salam terlebih dahulu kepada mempelai wanita.

Sebelum melakukan hubungan badan, disunnahkan seorang mempelai laki-laki untuk mengucapkan salam kepada mempelai wanita. Hal ini untuk menenangkan hati dan pikiran si mempelai wanita sekaligus menghilangkan rasa was-was dan segan. Di samping untuk lebih mengakrabkan dan lebih mesra. Hal ini didasarkan kepada hadits berikut ini:

عن أم سلمة رضي الله عنها قالت : أن النبي صلى الله عليه وسلم لما تزوجها, فأراد أن يدخل عليها, سلم

Artinya: "Dari Ummu Salamah berkata, bahwasannya ketika Rasulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- menikahinya dan beliau hendak menggaulinya, beliau mengucapkan salam terlebih dahulu" (HR. Abu Shaikh dengan sanad Hasan).

2. Meletakkan tangan di kepala bagian depan (kening, jidat) isteri anda, kecuplah sedikit kemudian doakanlah kebaikan sebagaimana tertera dalam hadits berikut ini :

إِذَا تَزَوَّجَ أَحَدُكُمُ امْرَأَةً ، أَوِ اشْتَرَى خَادِمًا ، فَلْيَقُلْ : اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا ، وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Artinya: "Apabila salah seorang di antara kalian menikahi seorang wanita atau membeli seorang pembantu (hamba), peganglah terlebih dahulu keningnya, sebutlah nama Allah dan berdoalah untuk keberkahan serata ucapkanlah doa berikut ini: "Allahumma inni as'aluka min khairiha wa khairi ma jabaltuha 'alaih, wa a'udzubika min syarriha wa syarri ma fiha wa syarri ma jabaltuha 'alaih (Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada mu kebaikannya (isteri) dan kebaikan apa yang saya ambil dari padanya, serta aku berlindung kepadaMu dari kejahatannya dan kejahatan apa yang ada di dalamnya juga dari kejahatan dari apa yang aku ambil daripadanya" (HR. Abu Dawud, Nasai dan Ibn Majah).

3. Shalat sunnah dua rakaat bersama mempelai wanita. Shalat sunnat malam pengantin ini sunnah hukumnya. Hal ini didasarkan kepada riwayat dari Abu Said mantan budak Abu Usaid berikut ini :

تزوجت وأنا مملوك فدعوت نفرا من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم فيهم ابن مسعود وأبو ذر وحذيفة قال : وأقيمت الصلاة قال : فذهب أبو ذر ليتقدم فقالوا : إليك ، قال : أو كذلك ؟ قالوا : نعم ! قال : فتقدمت إليهم وأنا عبد مملوك وعلموني فقالوا : إذا أدخل عليك أهلك فصل عليك ركعتين ثم سل الله تعالى من خير ما دخل عليك وتعوذ به من شره ثم شأنك وشأن أهلك

Artinya: "Saya menikah ketika masih menjadi hamba sahaya, lalu saya mengundang sekelompok sahabat Rasulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- di antaranya ada Ibnu Mas'ud dan Abu Dzar juga Hudzaifah. Abu Said berkata: "Lalu dibacakan iqamat untuk shalat. Abu Dzar kemudian berangkat untuk maju ke depan, para sahabat lainnya kemudian berkata: "Kamu juga ikut". Abu Said berkata: "Apakah harus demikian?" Mereka menjawab: "Ya". Aku lalu maju ke depan sedangkan saya saat itu masih seorang budak belian. Mereka mengajariku dan mereka berkata: "Apabila kamu hendak menggauli isteri kamu (baru pengantin), shalatlah terlebih dahulu dua rakaat, kemudian berdoalah kepada Allah untuk kebaikan apa yang telah kamu gauli, juga berlindunglah kepada Allah dari kejahatannya dan kejahatan diri kamu juga diri keluargamu" (HR. Ibn Abi Syaibah dengan sanad Shahih).

4. Memakai wewangian dan penyegar mulut. Berdasarkan hadist Syuraih bin Hani berikut :

بِأَىِّ شَىْءٍ كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- يَبْدَأُ إِذَا دَخَلَ بَيْتَهُ؟ قَالَتْ بِالسِّوَاكِ

Artinya: " Saya pernah bertanya kepada Siti Aisyah, dengan apa Rasulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- memulai sebelum beliau menggauli isteri-isterinya?" Siti AIsyah berkata: "Dengan siwak (pembersih mulut dan gigi)" (HR. Muslim).

5. Menyebut nama Allah dan berdoa dengan do'a Jima berikut ini sebelum anda menggaulinya :

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ : أَمَا إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنِى الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا ثُمَّ رُزِقَ أَوْ قُضِىَ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ لَمْ يَضُرَّهُ الشَّيْطَانُ

Artinya: "Ibnu Abbas berkata, Rasulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda: "Apabila seseorang membaca doa berikut ini sebelum menggauli isterinya: "bismillah allahumma jannibnis syaithan wa jannibis syaithan ma razaqtana" (Dengan menyebut nama Allah, ya Allah, jauhkanlah syetan dari saya, dan jauhkanlah ia dari apa yang akan Eukau rizkikan kepada kami (anak, keturunan), kemudian dari hubungan tersebut ditakdirkan menghasilkan seorang anak, maka ia tidak akan diganggu oleh setan selamanya" (HR. Bukhari Muslim).

Kiranya 5 hal diatas yang dilakukan pada malam pertama. wallahu a'lam

http://www.artikelislami.com/2010/05/adab-malam-pertama-dalam-islam.html

http://www.artikelislami.com/2010/05/adab-malam-pertama-dalam-islam.html

Rabu, 09 Februari 2011

Tata Cara Hubungan Suami Istri di Malam Pertama Menurut Agama Islam

Sebagian dari para pasangan yang baru menikah tidak mengetahui bagaimana memaksimalkan malam pertama mereka. Asal main terjang dan terobos adalah aktivitas utama. Al hasil banyak loyonya ketimbang puasnya. Malam pertama bukan melulu berhubungan badan. Lebih jauh lagi menyatukan emosi dan perasaan antara dua insan. Oleh karena itu hendaknya dilakukan dengan benar. Lantas Bagaimana menggauli istri yang benar? Adab dan tata cara menggauli istri yang benar adalah seperti yang di contohkan oleh Rasulullah SAW.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9arX4Ax6WtdIik7wSv8631rvr7_Y1fCZHOFjbQb0Q9BCIelH2S2USWFywdvxL4Fxmq6-CpnXz0FTBEDLY26a5GkF1bfSXq5BTJ-ZcMfkQOE1STQIWUswbcs7eJdTIknJAWEluvK-I_Nss/s1600/224.jpg
Islam adalah agama yang lengkap yang mana ajrannya meliputi semua aspek kehidupan tak terkecuali pernikahan. Berbicara pernikahan tak akan lepas dari malam pertama. Malam pengantin bagi pasangan suami istri hendaklah penuh dengan suasana kelembutan, kasih sayang dan kesenangan. Malam yang menghubungkan suami dengan istrinya dengan tali kasih sayang dan cinta dan dapat menghilangkan kecemasan dan ketakutan serta menjadikan istrinya merasa tenang dengannya.

Berikut beberapa adab yang disebutkan didalam warisan kita untuk membentuk kehidupan baru, semoga bermanfaat :

1.Kebenaran niat

Hendaklah niat suami istri untuk menikah adalah untuk menjaga kehormatannya, berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Tiga orang yang memiliki hak atas Allah menolong mereka : seorang yang berjihad di jalan Allah, seorang budak (berada didalam perjanjian antara dirinya dengan tuannya) yang menginginkan penunaian dan seorang menikah yang ingin menjaga kehormatannya.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim dari hadits Abu Hurairoh)

2. Berhias dan mempercantik diri.

Hendaknya seorang istri mempercantik dirinya dengan apa-apa yang dibolehkan Allah swt. Pada dasarnya hal ini dibolehkan kecuali terhadap apa-apa yang diharamkan oleh dalil seperti mencabuti alis dan bulu diantara keduanya atau mengeroknya, menyambung rambut dengan rambut lain, mentato, mengikir gigi agar lebih cantik. Diharamkan baginya juga mengenakan pakaian yang diharamkan baik pada malam pengantin maupun di luar malam itu. Diperbolehkan baginya menghiasi dirinya dengan emas dan perak sebagaimana biasa dikenakan kaum wanita.

Begitu juga dengan si suami hendaknya memperhias dirinya untuk istrinya karena hal ini merupakan bagian dari menggaulinya dengan cara yang baik. Firman Allah swt :

yang artinya : “Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya.” (QS. Al Baqoroh : 228)

Namun demikian hendaknya upaya menghias diri ini tetap didalam batasan-batasan yang dibenarkan. Tidak dibolehkan baginya mengenakan cincin emas kecuali perak. Tidak dibolehkan baginya mencukur jenggot, memanjangkan pakaiannya hingga ke tanah, mengenakan sutera kecuali tehadap apa-apa yang dikecualikan syariat.

3. Lemah lembut terhadap istrinya saat menggaulinya

Diriwayatkan oleh Ahmad didalam al Musnad dari Asma binti Yazid bin as Sakan berkata,”Aku pernah merias Aisyah untuk Rasulullah saw lalu aku mendatangi beliau saw dan mengajaknya untuk melihat kecantikan Aisyah. Beliau saw pun mendatanginya dengan membawa segelas susu lalu beliau meminumnya dan memberikannya kepada Aisyah maka Aisyah pun menundukkan kepalanya karena malu. Asma berkata,”Maka aku menegurnya.” Dan aku katakan kepadanya,”Ambillah (minuman itu) dari tangan Nabi saw.” Asma berkata,”Maka Aisyah pun mengambilnya lalu meminumnya sedikit.”

4. Mendoakan istrinya.

Hendaklah suami meletakkan tangannya di kening istrinya dan mengatakan seperti yang disabdakan Rasulullah saw,”Apabila seorang dari kalian menikah dengan seorang wanita atau membeli seorang pembantu maka hendaklah memegang keningnya lalu menyebut nama Allah azza wa jalla dan berdoa memohon keberkahan dengan mengatakan : Allahumma Innii Asaluka Min Khoiriha wa Khoiri Ma Jabaltaha Alaihi. Wa Audzu bika Min Syarri wa Syarri Ma Jabaltaha Alaih—Wahai Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan dari apa yang Engkau berikan kepadanya serta Aku berlindung kepada-Mu daripada keburukannya dan keburukan yang Engkau berikan kepadanya..”

5. Melaksanakan shalat dua rakaat

Diriwayatkan Ibnu Syaibah dari Ibnu Masud, dia mengatakan kepada Abi Huraiz,”Perintahkan dia untuk shalat dua rakaat dibelakang (suaminya) dan berdoa,”Allahumma Barik Lii fii Ahlii dan Barik Lahum fii. Allahummajma’ Bainanaa Ma Jama’ta bi Khoirin wa Farriq Bainana idza Farroqta bi Khoirin—Wahai Allah berkahilah aku didalam keluargaku dan berkahilah mereka didalam diriku. Wahai Allah satukanlah kami dengan kebaikan dan pisahkanlah kami jika Engkau menghendaki (kami) berpisah dengan kebaikan pula.”

6. Apa yang dikatakan ketika melakukan jima’ atau saat menggauli istrinya.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi saw bersabda,”Apabila seorang dari kalian mendatangi istrinya maka hendaklah dia berdoa,”Allahumma Jannibna asy Syaithon wa Jannib asy Syaithon Ma Rozaqtana—Wahai Allah jauhilah kami dari setan dan jauhilah setan dari apa-apa yang Engkau rezekikan kepada kami—sesungguhnya Allah Maha Mampu memberikan buat mereka berdua seorang anak yang tidak bisa dicelakai setan selamanya.”

7. Diharamkan baginya menyiarkan hal-hal yang rahasia diantara suami istri

Diriwayatkan oleh Ahmad dari Asma binti Yazid yang saat itu duduk dekat Rasulullah saw bersama dengan kaum laki-laki dan wanita lalu beliau saw bersabda,”Bisa jadi seorang laki-laki menceritakan apa yang dilakukannya dengan istrinya dan bisa jadi seorang istri menceritakan apa yang dilakukannya dengan suaminya.” Maka mereka pun terdiam. Lalu aku bertanya,”Demi Allah wahai Rasulullah sesungguhnya kaum wanita melakukan hal itu begitu juga dengan kaum laki-laki mereka pun melakukannya.” Beliau saw bersabda,”Janganlah kalian melakukannya. Sesungguhnya hal itu bagaikan setan laki-laki berhubungan dengan setan perempuan di jalan lalu (setan laki-laki) menutupi (setan perempuan) sementara orang-orang menyaksikannya.”

8. Berwudhu diantara dua jima’ meskipun mandi adalah lebih utama

Apabila seorang laki-laki menggauli istrinya lalu dia ingin kembali mengulanginya maka yang paling utama baginya adalah berwudhu sehingga dapat mengembalikan tenaganya, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abi Said al Khudriy berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Apabila seorang dari kalian menggauli istrinya kemudia dia ingin mengulanginya lagi maka berwudhulah diantara kedua (jima) itu.”

Didalam sebuah riwayat,”Seperti wudhu hendak shalat.” (HR. Muslim) Abu Naim menambahkan,”Sesungguhnya hal itu akan mengembalikan tenagannya.”

Mandi lebih utama, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dari Rafi’ bahwa Nabi saw mengelilingi para istrinya dan mandi ketika (hendak menggauli) istri yang ini dan juga dengan yang istri ini. dia berkata,”Aku bertanya kepadanya,’Wahai Rasulullah apakah tidak cukup hanya dengan sekali mandi?’ beliau saw menjawab,”Ini lebih suci. Lebih wangi dan lebih bersih.”

9. Mandi berduaan

Dibolehkan bagi suami istri untuk mandi secara bersama-sama dalam satu wadah, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Aisyah berkata,”Aku mandi bersama Rasulullah saw dari satu wadah antara diriku dengan dirinya. Tangan kami saling bergantian berebutan sehingga aku mengatakan,”tinggalkan (sedikit air) buatku, tinggalkan buatku.” Dia berkata,”Mereka berdua dalam keadaan junub.”

Dari hadits diatas maka diperbolehkan keduanya telanjang dan saling melihat aurat satu dengan yang lainnya.

Didalam hdits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibnu Majah dari Muawiyah bin Haidah berkata,”Aku berkata,’Wahai Rasulullah. Apa yang dibolehkan dan dilarang dari aurat kami?’ beliau menjawab,”Jagalah auratmu kecuali terhadap istri atau budakmu.” Maka dibolehkan bagi salah seorang dari pasangan suami istri untuk melihat seluruh badan pasangannya dan menyentuhnya hingga kemaluannya berdasarkan hadits ini, karena kemaluan adalah tempat kenikmatan maka dibolehkan melihat dan menyentuhnya seperti bagian tubuh lainnya.

10. Bersenda gurau dengan istri

Dibolehkan bersenda gurau dan bermain-main dengan istrinya di tempat tidur, sebagaimana sabdanya saw,”… Mengapa bukan dengan gadis maka engkau bisa bermain-main dengannya dan dia bisa bermain-main denganmu.” (HR. Bukhori dan Muslim) dan didalam riwayat Muslim,”Engkau bisa bahagia dengannya dan dia bisa bahagia denganmu.”

Diantara senda gurau dan mempergaulinya dengan baik adalah ciuman suami walaupun bukan untuk jima’. Rasulullah saw mencium dan menyentuh istri-istrinya meskipun mereka dalam keadaan haidh atau beliau mencium dan menyentuhnya meski beliau sedang dalam keadaan puasa.

Sebagaimana terdapat didalam ash Shahihain dan lainnya dari Aisyah dan Maimunah bahkan juga diriwyatkan oleh Ahmad dan Abu Daud dari Aisyah berkata,”Nabi saw mencium sebagian istri-istrinya kemudian beliau keluar menuju shalat dan tidak berwudhu lagi.” Ini sebagai dalil bahwa mencium istri tidaklah membatalkan wudhu.

11. Dibolehkan ‘Azl

Dibolehkan bagi seorang suami untuk melakukan ‘azl yaitu mengeluarkan air maninya di luar kemaluan istrinya, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Jabir bin Abdullah berkata,”Kami melakukan ‘azl sementara al Qur’an masih turun.” Didalam sebuah riwayat,”Kami melakukan ‘azl pada masa Rasulullah saw dan hal ini sampai kepada Nabi saw dan beliau saw tidaklah melarangnya.”

Meskipun demikian yang paling utama adalah meninggalkan ‘azl karena hal itu dapat mengurangi kenikmatan baginya dan bagi istrinya dan karena hal itu juga dapat menghilangkan tujuan dari pernikahan yaitu memperbanyak keturunan umat ini, berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Nikahilah oleh kalian (wanita-wanita) yang dapat mendatangkan anak lagi mendatangkan kasih sayang. Sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya (jumlah) kalian dihadapan semua umat pada hari kiamat.”

Akan tetapi tidak diperbolehkan bagi seorang muslim melakukan ‘azl selamanya karena dapat membatasi dan mencegah keturunan…..

12. Mengunjungi kerabat pada pagi harinya

Dianjurkan baginya pada pagi harinya untuk mengunjungi kaum kerabatnya yang telah memenuhi undangannya.. berdasarkan hadits Anas berkata,”Rasulullah saw mengadakan pesta saat menikah dengan Zainab. Kaum muslimin dikenyangkan dengan roti dan daging. Kemudian beliau saw keluar menemui ibu-ibu kaum mukminin (istri-istrinya saw) dan mengucapkan salam kepada mereka, mendoakan mereka dan mereka pun menyambut salamnya dan mendoakannya, beliau lakukan itu pada pagi hari setelah malam pengantinnya.


http://nalayeghie.wordpress.com/2010/05/29/tata-cara-hubungan-suami-istri-di-malam-pertama-menurut-agama-islam/

Selasa, 08 Februari 2011

YANG TERINDAH

Saat kau hadir disini.

Hidup ku terasa berarti.

Hangat bayang-bayang mu.

Menyentuh dalam jiwa ku.

Kini kau temani semua sepi.

Tuk meraih mimpi ku ini.

Temani semua hampa hati.

Dalam sebuah dunia mati.

Kau sangat berarti disini.

Memberi warna di hidup ku.

Dalam setiap mimpi ku ini.

Terlintas hanyalah dirimu.

Rabu, 26 Januari 2011

9 CARA TERBAIK UNTUK MEMPERTAHANKAN KEUTUHAN RUMAH TANGGA

Keributan rumah tangga kerap berujung dengan vonis perceraian. Hindari kata cerai, karena perkawinan sebenarnya bisa utuh jika pasangan tidak egois dan selalu memecahkan persoalan secara bersama-sama. Komitmen untuk menikah dan mempertahankan keutuhan rumah tangga bukan sesuatu hal yang menyeramkan. Hanya perlu kerja sama yang baik antar pasangan untuk mengarunginya hingga kakek-nenek.

Berikut 9 cara terbaik untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga sehingga tidak ada pikiran untuk pisah ranjang seperti dikutip dari Health, 22 Juli 2009.

1. Perhatikan Lingkar Pinggang
Setelah menikah adalah saatnya untuk bersantai dan meninggalkan olahraga, benarkah begitu? Jawabannya adalah salah. Karena setelah menikah kemungkinan berat badan akan naik sebesar 37%. Makan dengan ditemani seseorang bisa meningkatkan nafsu makan orang sebesar 33%. Sebaiknya rencanakanlah untuk melakukan olahraga bersama dengan pasangan, selain bisa menyehatkan badan juga bisa meningkatkan intensitas pertemuan dengan pasangan.

2. Memiliki Rencana Keuangan
Hampir 40% orang yang menikah mengakui telah membohongi pasangannya mengenai pengeluaran keuangannya. Untuk itu rencanakanlah keuangan keluarga sejak awal mengenai pengeluaran tagihan, budget dan hal-hal yang dibutuhkan untuk keluarga. Uang bisa memicu pertengkaran dalam rumah tangga, maka diperlukan transparansi keuangan.

3. Pikirkan tentang peraturan keluarga
Pasangan baru biasanya menghabiskan 5-10 tahun perkawinan dengan memikirkan bagaimana mengatur keluarga dan sering berbeda pendapat mengenai waktu pengasuhan anak. Jika salah satu orang tua ada yang bekerja maka buatlah waktu giliran untuk menjaga anak di malam hari. Penting pula bagi sebuah keluarga untuk duduk makan malam bersama sebagai keluarga. Karenanya, meskipun sepele namun, pengaturan dalam keluarga penting untuk menghindari miskomunikasi antar orang tua.

4. Jadikan seks sebagai prioritas bukan pekerjaan yang membosankan
Rata-rata pasangan yang telah menikah melakukan seks 58 kali per tahun, atau sedikitnya lebih dari satu minggu sekali. Dan menurut penelitian ditemukan bahwa 90% dari pasangan mengalami penurunan kepuasan perkawinan setelah kelahiran anak pertama. Karena itu jadikanlah seks sebagai prioritas dengan membuat ide-ide atau metode baru agar tidak menjadi bosan.

5. Fleksibel
Kadang rumah tangga mengalami masa-masa resesi keuangan, namun janganlah dijadikan suatu masalah yang besar. Buatlah sefleksibel mungkin, sehingga bisa dipikirkan bagaimana solusi yang baiknya.

6. Tetap aktif di usiamu

Cobalah menemukan cara-cara baru untuk tetap aktif. Sebuah studi menunjukkan bahwa pasangan yang sering pergi bersama dan menghabiskan waktu bersama memiliki kehidupan seks yang lebih baik. Buatlah rencana untuk melakukan kegiatan bersama seperti piknik, lari bersama, bermain tenis atau yang lainnya.

7. Mengobrollah dengan teman

Mengobrol dengan teman saat masalah besar datang sangat berguna, meskipun banyak orang yang menilai sangat pribadi untuk membicarakan masalah keluarganya. Namun, dapat dirasakan manfaatnya ketika orang yang dipercaya pernah mengalami hal yang sama dan berhasil mengatasinya. Tidak selalu mengobrol dengan teman memberikan efek yang buruk.

8. Berbicaralah sebagai pasangan

Jika ada suatu masalah maka bicarakanlah sebagai pasangan. Dan gunakan akal sehat serta jangan terpancing oleh emosi.

9. Jadilah perawat yang sabar.
Untuk bisa mempertahankan keluarga diperlukan kesabaran dan keuletan. Jadilah, perawat yang sabar dalam mengurusi segala macam hal yang berhubungan dengan keluarga.


http://mardoto.wordpress.com/2009/07/22/9-cara-terbaik-untuk-mempertahankan-keutuhan-rumah-tangga/

EMPAT KELOMPOK TEMPERAMEN ANAK

Temperamen atau karakter merupakan sifat seseorang yang secara tetap akan mempengaruhi perasaan, perbuatan, bahkan pikirannya. Menurut wikipedia, temperamen adalah gaya perilaku seseorang dan cara khasnya dalam memberi tanggapan. Kita sering jumpai orang dewasa yang memiliki temperamen periang, pemberani, penyedih, teliti, dan sebagainya.

Bagaimana dengan anak-anak? adakah temperamen pada anak-anak? Temperamen anak merupakan sesuatu yang didapat dari garis keturunan atau sifat bawaan orang tuanya, tetapi kondisi lingkungan anak yang akan dapat membantu menjadikan pribadi anak tersebut menarik. Sehingga dengan didukung dengan lingkungan yang kondusif, temperamen anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang menarik dan menyenangkan.

Seorang filsuf Yunani yang bernama Hipocrates (460-375 SM) membedakan temperamen individu menjadi empat kelompok:
1. Sanguine
2. Melankolis
3. Choleric
4. Phelgmatic

Kelompok Sanguine
Individu dengan kepribadian seperti ini biasanya akan terlihat menonjol di lingkungannya dengan sifat/cenderung ceria, gembira, pandai bercerita, bahkan mudah akrab dengan orang lain, dan sifat-sifat positif yang lainnya. Anak seperti ini akan mudah terlihat karena selalu menjadi pusat perhatian dan banyak teman. Tetapi dari sisi negatif, adakalahnya si anak tidak bisa membedakan situasi sekitarnya, ketika suasanya memerlukan ketenangan, hening, atau khusuk, si anak malah berbuat yang lucu sehingga suasanya jadi lain.

Kelompok Melankolis
Anak dengan temperamen melankolik cenderung terlihat sebagai anak yang suka murung, sedih, sendu, berperasaan halus, pendiam bahkan tidak menyukai suasana yang ramai. Ciri yang mudah terlihat dari batita dengan temperamen seperti ini adalah sifat cengeng.

Kelompok Choleric
Biasanya anak dengan temperamen ini memiliki bakat memimpin, tangguh dan berkemauan keras sehingga dia terlihat menonjol diantara teman-temannya karena dia energik, gesit, dan tidak pernah diam. Tetapi adakalah dengan sifat ini, akan cenderung mengabaikan perasaan orang lain, kurang bertenggang rasa dengan yang lain. Karena temperamen ini lebih mengutamakan hasil yang ingin dia capai.

Kelompok Phelgmatic
Tipe temperamen ini membuat anak cenderung lambat mengerjakan dan menangkat sesuatu. Tingkah laku anak terlihat seperti sangat santai, terkesan lambat, dan cenderung untuk malas. Sehingga tahap perkembangannya pun terlihat lambat, hal itu terkait dengan perkembangan sosio-emosional, motorik, intelektual, fisik, dan lainnya.

Dari keempat kelompok/tipe temperamen tersebut, tidak ada yang ideal.

Sumber:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Temperamen
- Berbagai sumber

- http://www.f-buzz.com/2010/11/30/empat-kelompok-temperamen-anak/

KIAT MEMPERTAHANKAN KEUTUHAN RUMAH TANGGA

Kehidupan berkeluarga yang diisi dengan penuh kebahagian tentu merupakan dambaan setiap pasangan suami istri, tetapi adakalanya pernikahan yang diawali dengan kebahagian dan kemesraan harus berakhir dengan perpisahan/perceraian. Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, menunjukkan bahwa putusnya ikatan perkawinan disebabkan tidak adanya lagi rasa saling menghormati diantara pasangan. Berikut ini beberapa kiat mempertahankan keutuhan rumah tangga;

- diskusi bersama, salah satu cara untuk mempertahankan keharmonisan rumah tangga adalah pasangan sering/senantiasa mendiskusikan bersama apa yang diimpikan atau diharapkan. Misal merencanakan rumah atau pendidikan anak. Hal ini dilakukan karena setiap pasangan akan melewati masa-masa sulit ketika menemui ketidaksepahaman dalam menyelesaikan masalah. Tetapi tetap teguh menjaga keutuhan rumah tangga.

- akrab, dengan seringnya berdiskusi bersama, maka hubungan antar anggota keluarga akan semakin akrab sehingga timbul dalam perasaan keduanya merupakan sebuah tim untuk mensukseskan cita-cita bersama.

- tidak saling menjatuhkan, ketika pasangan suami isteri saling diskusi atau tukar cerita, sebaiknya ajang komunikasi itu dijadikan sara ekspresi rasa setia dan mempertebal komitmen berdua serta memperkuat cinta antara suami isteri.

- hubungan perkawinan adalah 70% berdasarkan hubungan pertemanan dan 30% berdasarkan hubungan pasangan kekasih. Hubungan pertemanan itu dapat diibaratkan sebagai hidangan utama dan hubungan pasangan kekasih itu adalah hidangan pencuci mulut. Sehingga tidak terlepas untuk selalu mesra diantara suami isteri.

- kepuasan, pasangan menemukan kebahagian kepuasan dengan cara mengurus keperluan pasangannya. Sehingga suami akan merasa dihargai oleh isteri dan sebaliknya isteri akan merasa dihargai oleh sang suami. Hal ini seperti sepele tapi sangat mempengaruhi hubungan suami isteri.

- hadapi konflik, jika ada ketidakfahaman atau perbedaan dalam pasangan, menurut para ahli sebaiknya pasangan untuk saling adu argumentasi dengan memberikan pandangan masing-masing untuk mencapai solusi sehingga tidak meracuni hubungan cinta suami isteri. Misal didalam menentukan disiplin anak.

- hadapi dengan senyum, ketika suami merasa kesal melihat kondisi rumah yang berantakan karena anak bermain. Jangan dimasukkan dalam hati tapi sebaliknya hadapi dengan mesra sehingga hati pasangan akan menjadi tenang.

- terima kasih, sering-seringlah mengucapkan hal itu ketika pasangan kita mengerjakan sesuatu walaupun hal-hal yang kecil. Terima kasih memiliki pengaruh yang begitu besar karena pasangan akan merasa dihargai.

- bersama, di zaman seperti sekarang ini, waktu untuk bersama dengan keluarga terasa sangat dikit atau bahkan tidak ada. Namun pasangan yang berbahagia selalu mengatur jadual mereka untuk meluangkan waktu bersama dengan keluarga. Meluangkan waktu bersama dalam suasana yang gembira sangat penting dalam suatu ikatan perkawinan.

http://www.f-buzz.com/2009/04/15/kiat-mempertahankan-keutuhan-rumah-tangga/